Pengukuhan DPW PKB Lampung: Kolaborasi Antar Pihak Jadi Kunci Jawab Tantangan Daerah

BANDARLAMPUNG (INFO PUBLIK) – Acara pengukuhan pengurus, orientasi politik, dan MUSKERWIL DPW PKB Provinsi Lampung tidak hanya menjadi momen penyerahan estafet kepemimpinan, melainkan juga menjadi ajang sinergi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Provinsi Lampung. Hadirnya tokoh dari pemerintah daerah, partai politik lain, ormas keagamaan, hingga organisasi pemuda dan mahasiswa menunjukkan bahwa upaya pembangunan tidak bisa dilakukan sendirian.

Sinergi yang Terbentuk Lewat Kehadiran Beragam Pihak

Dalam acara yang diikuti oleh sekitar 120 pasukan lebah dan total 210 pengurus periode 2026-2031, kehadiran Gubernur Rahmad Mirzani Djausal, Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela, dan Bupati Lampung Timur Hj. Ella Nuryamah menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap langkah strategis partai. Tidak hanya itu, perwakilan BAWASLU, KPUD, serta kepala partai politik tingkat provinsi menunjukkan bahwa dinamika politik di Lampung berjalan dengan sinergi dan rasa saling menghargai.

Peran ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, PW Muslimat NU, dan PW Fatayat NU juga menjadi bagian penting dalam acara ini. Mereka yang menjadi pijakan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak terlepas dari nilai-nilai keagamaan dan kemasyarakatan yang kuat. Sementara itu, kehadiran organisasi mahasiswa dan pemuda seperti PMII, HMI, GMNI, dan PMKRI menggambarkan bahwa partai juga memperhatikan peran generasi muda sebagai agen perubahan.

Program Konkrit dan Bantuan yang Berdampak Nyata

Setelah pengukuhan yang dipimpin oleh Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA. (Wakil Ketua Umum DPP PKB dan Ketua Fraksi PKB DPR RI), acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan dana kaderisasi sebesar 1,7 miliar rupiah kepada 15 DPC PKB se-provinsi. Alokasi dana yang berbeda-beda (100 juta hingga 200 juta rupiah per DPC) disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk, menunjukkan bahwa partai memperhatikan kondisi nyata di setiap daerah.

Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Ph.D. (Mbak Nunik) menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat bawah dan menjawab tuntutan masyarakat. “Kita menggandeng tangan sebanyak mungkin kalangan untuk fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pangan – yang menjadi kebutuhan utama rakyat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi agar estafet kepemimpinan partai berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Orientasi Politik yang Berpihak pada Rakyat

Dalam arahannya, Dr. H. Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa PKB tegak lurus mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan landasan akhlaq dan etika yang baik. “Politik PKB adalah politik melayani – kita ada untuk ngurusi masalah rakyat, bukan untuk menjadi urusan sendiri,” jelasnya. Ia juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin tentang pentingnya kemandirian dan daulat negara dalam menghadapi tantangan global, mengingat potensi besar Indonesia yang perlu dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat.

Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal dalam sambutannya menyoroti beberapa tantangan utama daerah, seperti IPM terendah di Sumatra dan nilai hilirisasi sektor riil yang masih rendah (hanya 40 triliun dari total potensi 150 triliun). “Kita perlu keputusan politik yang berpihak kepada masyarakat Lampung dan kerja sama yang erat antara semua pihak untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat,” ujarnya. (red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan