BAZNAS Kota Bekasi Gandeng Pemkot Salurkan Bantuan Ramadan, Zakat Jadi Solusi Atasi Krisis Mendadak

KOTA BEKASI (INFO PUBLIK) – Kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi terwujud dalam kegiatan yang mengangkat peran pemimpin sebagai teladan berzakat. Acara yang digelar di Pendopo Wali Kota Bekasi tidak hanya menjadi ajang penunaian zakat fitrah dan zakat mal oleh pimpinan daerah, tetapi juga wadah penyerahan bantuan Ramadan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sasaran utama bantuan yang disalurkan secara simbolis adalah para penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masjid. Kepala Bidang Pengumpulan Dana BAZNAS Kota Bekasi, Fachri Fauzi, mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat lima program bantuan yang telah disiapkan untuk masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Kami fokus pada kelompok yang menjadi tulang punggung kegiatan keagamaan, antara lain guru ngaji, imam masjid, lembaga masjid, dan marbot,” jelas Fachri.

Menurut Fachri, kerja sama antara BAZNAS dan pemerintah daerah bukan hanya sebatas pembagian bantuan, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam mengentaskan kemiskinan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu merealisasikan visi dan misi yang telah ditetapkan oleh Wali Kota Bekasi terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain program yang telah direncanakan jauh-jauh hari, BAZNAS juga menyediakan bantuan insidental yang dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan mendadak akibat musibah atau kondisi darurat. Bantuan ini berperan sebagai pelengkap program pemerintah yang sebagian besar sudah diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“APBD dibuat dengan perencanaan tahunan, sehingga terkadang tidak dapat menangani kebutuhan mendadak. Melalui zakat, kami berupaya mencegah munculnya masyarakat miskin baru akibat kejadian tak terduga,” ujarnya.

Mengenai jumlah total zakat yang terkumpul dari kegiatan tersebut, Fachri menyatakan bahwa data masih dalam tahap pendataan mengingat sebagian besar pembayaran dilakukan melalui berbagai metode yang berbeda. Dana yang terkumpul akan dialokasikan secara tepat kepada mustahik di Kota Bekasi melalui berbagai program sosial yang telah dirancang.

BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana zakat berjalan dengan transparan dan dapat tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemimpin Kota Bekasi tidak hanya mendukung gerakan zakat, tetapi juga memberikan contoh nyata bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi,” pungkas Fachri. (*)

Tinggalkan Balasan