PESAWARAN (INFO PUBLIK) – Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, M. Nasir, meminta Kapolres Pesawaran untuk turun langsung menangani kasus dugaan korupsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Wayratai, Kecamatan Wayratai, Kabupaten Pesawaran.selasa, (24/02/2026).
M. Nasir menyatakan bahwa menu makanan di SPPG Wates Wayratai sangat memprihatinkan dan kejadian ini juga terjadi di SPPG lain.
“Saya kira menu yang ada di SPPG Wates Wayratai ini sangat memprihatinkan. Kami masyarakat sudah mengkritik, DPRD juga sudah mengadakan rapat dengar pendapat.Saya berkesimpulan, Kapolres Pesawaran harus mengambil langkah-langkah hukum,” kata M. Nasir.
M. Nasir menambahkan bahwa MBG dibiayai oleh uang negara APBN, sehingga jika menu makanan tidak sesuai dengan nilai yang diberikan, maka itu sudah terindikasi korupsi.
Beberapa Juknis Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diterbitkan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Menu besar
Dari sekolah dasar kelas 4 5 6 Sampai SLTA itu bernilai Rp. 10.000
Lansia ibu hamil menyusui
Porsi kecil paut TK SD kelas 1 sampai kls 3 bernilai Rp. 8.000
“Kalo memang menu nilainya Rp10.000 atau Rp8.000, tapi hanya dibelikan bernilai Rp5.000-Rp6.000, ini sudah terindikasi korupsi,” ujarnya dengan Nada yang kesal.
M. Nasir meminta Kapolres Pesawaran
dapat memberikan tindakan tegas terhadap kasus ini dan harus mengambi langkah-langkah hukum terhadap SPPG Wates Wayratai dan SPPG lain yang terlibat.
“Supaya ada efek jera, kalau terus begini tidak selesai. Saya takut akhirnya menimbulkan kemarahan rakyat,” katanya.
Kami berharap Kapolres Pesawaran dapat menindaklanjuti dengan serius dan profesional. Masyarakat Pesawaran menuntut keadilan dan transparansi dalam pengelolaan dana MBG.
Masyarakat akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menuntut keadilan bagi anak-anak yang menjadi korban.
sementara, pengelola SPPG Wayratai saat dikonfirmasi melalui nomor telpon tidak memberikan respon, padahal nomor dalam kondisi aktif. (Tim)
