BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, bersama jajaran mengikuti kegiatan pembinaan fisik bagi pegawai pemasyarakatan se-Kota Bandar Lampung yang dipusatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, M. Hilal. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kebugaran, serta memperkuat kekompakan seluruh insan pemasyarakatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugas secara profesional.
Usai pembukaan, seluruh peserta mengikuti kegiatan jalan sehat mengelilingi area kompleks LPKA Kelas II Bandar Lampung. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan sinergi yang kuat antarpegawai pemasyarakatan di Kota Bandar Lampung.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam pagi yang dipandu oleh instruktur dari Rutan, Achmad Raja dan dilanjutkan sesi pendinginan untuk menjaga kebugaran tubuh setelah berolahraga. Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama yang menjadi momen mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di antara seluruh peserta.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menyampaikan bahwa pembinaan fisik merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat soliditas jajaran pemasyarakatan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempererat kekompakan, meningkatkan semangat kebersamaan, dan memperkuat sinergi antarpegawai pemasyarakatan. Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang solid, kami akan semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta melaksanakan tugas pemasyarakatan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab,” ujar Tri Wahyu Santosa.
Melalui kegiatan pembinaan fisik ini, diharapkan seluruh pegawai pemasyarakatan se-Kota Bandar Lampung senantiasa memiliki kondisi fisik yang prima, semangat kerja yang tinggi, serta solidaritas yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. (*)
