Sidang Umum ke-VII PGIW Lampung: Menutup Amanah, Memulai Langkah Baru sebagai Terang

BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Emersia Hotel & Resort menjadi saksi momen penting perjalanan persekutuan gereja di Tanah Lampung. Sidang Umum ke-VII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Lampung resmi dibuka hari ini, mengusung tema “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran” yang dijiwai ayat Efesus 5:8b-9, dengan semangat mewujudkan Ecclesia Domestica yang memulihkan kehidupan bangsa dan merawat ciptaan Tuhan.

Langkah Pertama: Pertanggungjawaban Amanah yang Telah Dijalankan

Sebelum melangkah pada pergantian kepemimpinan, agenda diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban dari jajaran Majelis Pekerja Harian periode 2021–2026. Seluruh hasil kerja, pelayanan, serta tantangan yang dihadapi selama lima tahun terakhir dipaparkan dan menjadi bahan evaluasi bersama dari seluruh wakil gereja anggota. Ini adalah wujud keterbukaan dan tanggung jawab sebagai pelayan yang mengemban amanah dari persekutuan.

Estafet Kepemimpinan untuk Masa Dep

Setelah amanah periode lalu dinilai dan diterima, agenda utama selanjutnya adalah pemilihan jajaran Majelis Pekerja Harian yang baru untuk masa bakti 2026–2031. Tongkat kepemimpinan ini akan diserahkan kepada pihak yang dipercaya untuk membawa PGIW Lampung semakin kokoh menjadi terang yang nyata di tengah masyarakat.

Persekutuan yang Utuh

Hadirnya perwakilan dari 59 gereja anggota menunjukkan kekuatan persatuan oikumene di wilayah ini. GKSBS yang kantor sinodenya berpusat di Lampung turut berperan aktif: Pdt. Riyadi Basuki, S.Si, M.A hadir selaku Mitra PGIW Lampung, didampingi Pdt. Andri Saragih, Pdt. Alentinus Yonatan, Pdt. Eko Prislianto, Pdt. Kurniawan Diwanto Wijaya, dan Pdt. Christya Prihanto Poetro.

Ketua Umum PGIW Lampung, Pdt. Budiman, M.Fil mengajak seluruh umat berdoa: “Mari kita dukung perhelatan ini dengan doa dan persatuan, agar setiap langkah yang kita ambil selalu memancarkan kasih, keadilan, dan kebenaran Tuhan.”

Sidang ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan pernyataan bersama: gereja hadir untuk melayani, bertanggung jawab, dan terus menjadi berkat bagi Tanah Lampung dan seluruh bangsa. (*)

 

Tinggalkan Balasan