BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) –
Universitas Mitra Indonesia (Umitra) menggelar wisuda sarjana, profesi, dan magister Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Serba Guna Umitra Bandar Lampung, Sabtu (24/10/2026) melepaskan total 538 wisudawan yang berasal dari empat fakultas yang beroperasi di lingkungan kampus. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen yayasan dan pimpinan kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta menciptakan sumber daya manusia andalan untuk pembangunan daerah Lampung.

Pemilik Yayasan Umitra, Dr. H. Andi Surya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pencapaian akreditasi program studi yang rata‑rata sudah baik merupakan gebrakan terbaru yang berhasil diraih kampus dalam beberapa waktu terakhir. Pihak yayasan tidak berhenti di situ saja, melainkan terus melakukan berbagai pembenahan menyeluruh, mulai dari penambahan jumlah dosen bergelar doktor, perbaikan fasilitas perkuliahan, hingga penyempurnaan sistem pembelajaran agar seluruh program studi dapat menghasilkan lulusan berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.
“Harapan kami, para wisudawan yang keluar dari sini menjadi orang‑orang unggul yang bisa membangun Lampung dan Indonesia secara umum,” ujar Andi Surya. Ia juga menambahkan bahwa sejak tahun 1996 yayasan telah memberikan beasiswa mandiri untuk mendukung mahasiswa yang memiliki potensi akademik namun berasal dari keluarga kurang mampu, selain bantuan Program Indonesia Pintar yang bersumber dari pemerintah pusat.
Rektor Umitra, Dr. Hj. Armalia Reny WA, SP., MM., turut menjelaskan bahwa dari 538 lulusan tersebut, panitia wisuda telah menetapkan enam lulusan terbaik tingkat universitas, dengan peraih IPK tertinggi sebesar 4,0 berasal dari Program Magister Manajemen. Dua dari lulusan terbaik tersebut mendapatkan hadiah umrah sebagai apresiasi dari para alumni.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan pesan khusus untuk setiap bidang keahlian. Ia menekankan agar para lulusan tidak hanya berfokus menjadi karyawan atau pegawai, tetapi juga berperan menciptakan peluang kerja bagi orang lain sesuai keahlian masing‑masing. Lulusan kesehatan diingatkan untuk melayani dengan penuh tanggung jawab, lulusan bisnis digerakkan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan, lulusan hukum harus menjunjung tinggi keadilan, dan lulusan komputer didorong mengembangkan teknologi lokal untuk kemajuan daerah. (Budi)
