OJK Buka 923 Rekening Saham Mahasiswa, Tekankan Literasi Keuangan

BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Sebanyak 923 rekening saham baru berhasil dibuka bagi mahasiswa Universitas Lampung dalam rangkaian KSPM FAIR 2026. Angka ini membuktikan antusiasme generasi muda terhadap pasar modal semakin tinggi. Namun, di balik capaian yang menggembirakan itu, OJK mengingatkan satu hal penting: akses yang luas harus berjalan beriringan dengan pemahaman yang mendalam.

Inklusi Tinggi, Literasi Masih Tertinggal

Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Lampung, Indah Puspitasari, menegaskan bahwa Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan kesenjangan yang perlu diperhatikan serius. Di kalangan pelajar dan mahasiswa, indeks inklusi keuangan sudah mencapai 92,76%, tetapi indeks literasi keuangannya baru 62,72%.

“Artinya, banyak yang sudah punya akses, tapi belum semua memahami sepenuhnya apa yang mereka gunakan. Ini celah yang harus segera kita tutup,” ujar Indah.

Peringatan Tegas: Terapkan Prinsip “2L” — Legal dan Logis

Di era digital, penawaran investasi dan pinjaman daring semakin mudah ditemui. OJK mengingatkan generasi muda agar tidak tergoda janji keuntungan yang tidak masuk akal. Dua pertanyaan kunci sebelum mengambil keputusan keuangan:

LEGAL — Apakah lembaganya berizin resmi dari OJK?

LOGIS — Apakah keuntungannya wajar dan masuk akal?

“Kalau ada yang menjanjikan keuntungan besar dengan risiko kecil, pertanyakan itu. Tidak ada keuntungan instan yang aman. Bijaklah sebelum memutuskan,” tegas Indah.

Investasi adalah Tentang Pemahaman, Bukan Sekadar Ikut-Ikutan

Seminar Nasional KSPM FAIR 2026 dengan tema “Redefining Winning Investment in the Evolving Financial Landscape” menjadi pengingat bahwa berinvestasi memerlukan pengetahuan, analisis, dan kesadaran atas risiko. Membuka rekening saham adalah langkah awal, namun yang lebih penting adalah kemampuan membedakan mana peluang nyata dan mana jebakan yang merugikan.

Wakil Dekan FEB Unila, Dr. Neli Alda, juga mendorong mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi mempraktikkan kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin sejak dini.

Kegiatan KSPM FAIR 2026 yang berlangsung hingga akhir Oktober ini bukan hanya soal berapa banyak rekening yang berhasil dibuka, melainkan berapa banyak generasi muda yang kini lebih cerdas, lebih kritis, dan lebih berhati-hati dalam mengelola keuangannya. (*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan