BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Lampung menegaskan komitmen nyata dalam pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat. Dalam Musda VI yang digelar di Emersia Hotel, Kamis (20/8), Apersi Lampung menetapkan target pembangunan 3.000 unit rumah berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan hingga tahun 2029. Program ini dirancang berjalan beriringan dengan upaya Pemerintah Provinsi Lampung yang menargetkan perbaikan hingga 2.000 unit rumah tidak layak huni, di mana saat ini telah mencapai sekitar 1.000 unit.

Ketua Apersi Lampung, Dedy Indra Setiawan, menyampaikan bahwa target ini bukan sekadar angka, melainkan wujud kontribusi nyata pengembang bagi kesejahteraan masyarakat. “Musda ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan seluruh anggota. Dengan organisasi yang solid, kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan perumahan di Lampung,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Lukman Pura menegaskan dukungan penuh terhadap sinergi ini. “Pembangunan perumahan tidak cukup hanya melihat aspek fisik bangunan. Faktor aksesibilitas, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan juga harus menjadi perhatian,” tegasnya. Dukungan perbankan seperti Bank BTN, BSN, dan Fortress juga diharapkan memperluas akses pembiayaan masyarakat. (*)
