Wali Kota Bekasi Tinjau Lokasi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Pastikan Evakuasi dan Penanganan Korban Maksimal

KOTA BEKASI (INFO PUBLIK) – Wali Kota Bekasi turun langsung ke lokasi kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, menyusul insiden tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh yang terjadi sekitar pukul 20.50 WIB.

Di lokasi kejadian, Wali Kota hadir bersama Kapolda Metro Jaya serta Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang turut memantau langsung proses evakuasi korban.

Setibanya di lokasi, Wali Kota langsung meninjau proses evakuasi yang masih berlangsung, sekaligus berkoordinasi dengan petugas dari PT KAI, KAI Commuter, Basarnas, kepolisian, TNI, BPBD, serta tenaga medis yang telah dikerahkan sejak awal kejadian.

“Prioritas utama kami malam ini adalah keselamatan dan penanganan korban. Semua harus tertangani cepat dan tepat,” ujar Wali Kota di lokasi.

Lebih lanjut Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, berdasarkan laporan sementara di lapangan, terdapat dua korban meninggal dunia dan puluhan orang telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Data sementara, tiga korban meninggal dunia dan puluhan luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit. Kemungkinan jumlah korban masih bisa bertambah seiring proses evakuasi yang masih berlangsung,” ujarnya.

Sejumlah ambulans terlihat hilir mudik membawa korban ke berbagai rumah sakit terdekat. Petugas gabungan juga masih melakukan evakuasi di beberapa gerbong yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian belakang rangkaian KRL.

Wali Kota memastikan Pemerintah Kota Bekasi telah mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat, termasuk dukungan tenaga kesehatan, fasilitas ambulans, hingga koordinasi rujukan rumah sakit.

“Kami tidak ingin ada korban yang terlambat tertangani. Semua rumah sakit di sekitar lokasi sudah kami siagakan untuk menerima korban,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga menyiapkan dukungan bagi keluarga korban, termasuk posko informasi dan pendampingan di lokasi kejadian maupun di fasilitas kesehatan.

Di tengah situasi yang masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berkerumun di sekitar lokasi agar proses evakuasi berjalan lancar.

“Kami mohon masyarakat memberi ruang kepada petugas untuk bekerja. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara berkala,” kata Wali Kota.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

Tinggalkan Balasan