BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Semangat belajar dan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik terus tumbuh di Panti Asuhan Mahmudah, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Namun di balik semangat 50 anak yang menempuh pendidikan di sana, kebutuhan sehari-hari masih memerlukan uluran tangan masyarakat luas.
Pada Jumat (6/11/2026), Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Taring) Lampung bersama Zitline melakukan silaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan makanan ke panti tersebut, sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yang sedang berjuang menimba ilmu.
Panti Asuhan Mahmudah menaungi 50 anak asuh yang berasal dari berbagai provinsi serta sejumlah kabupaten/kota di Lampung. Mereka tidak hanya mendapat tempat tinggal, tetapi juga menempuh pendidikan formal mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Tak hanya akademik, anak-anak juga dibekali ilmu agama dan keterampilan praktis. Kegiatan rutin seperti mengaji kitab, menghafal, belajar ceramah, hingga berlatih menjadi pembawa acara (MC) dilakukan secara berkala untuk membentuk karakter dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Ketua Yayasan Panti Asuhan Mahmudah, Khabibul Mutaqin, S.H.I., didampingi pengurus Setiawansah, menjelaskan bahwa seluruh fasilitas diberikan secara cuma-cuma.
“Kami berkomitmen memberikan bekal ilmu pengetahuan, akhlak, dan keterampilan tanpa dipungut biaya, agar anak-anak kelak dapat hidup mandiri dan bermanfaat. Namun pemenuhan kebutuhan sehari-hari masih menjadi tantangan tersendiri. Kami berharap masyarakat dapat ikut peduli, terutama bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan 50 anak asuh kami. Bantuan apa pun sangat berarti bagi keberlangsungan panti ini,” ujar Khabibul.
Ketua Bidang Kesejahteraan Anggota dan Usaha Taring Lampung, Jafar Shodiq, S.Pd., yang didampingi Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Taring Lampung, Harry Pandapotan Silaban, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar penyaluran bantuan sesaat.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan anak-anak panti. Semoga kepedulian seperti ini dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk berbagi. Perhatian yang kita berikan bukan hanya soal makanan, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk terus belajar, bermimpi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Jafar.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari perhatian yang lebih luas dari masyarakat, agar harapan 50 anak di Panti Asuhan Mahmudah untuk tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat bagi bangsa dapat terus terjaga. (*)
