Ki Hi Nuryono: Mubes VI Jadi Momentum Perkuat Soliditas dan Persaudaraan Pujakesuma Lampung

BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Musyawarah Besar (Mubes) VI Pujakesuma di Jakarta menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pujakesuma untuk memperkuat persatuan, konsolidasi organisasi, serta mempererat tali persaudaraan antardaerah.

Ketua DPW PKB Pujakesuma Lampung, Ki Hi Nuryono, mengatakan Mubes tidak sekadar menjadi forum lima tahunan untuk membahas kepemimpinan dan program organisasi. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi wadah mempertemukan keluarga besar Pujakesuma dari berbagai wilayah sekaligus menyatukan langkah untuk menghadapi agenda organisasi ke depan.

“Mubes VI memberikan semangat baru bagi kita semua. Kita bertemu dan bersilaturahmi dengan saudara-saudara Pujakesuma dari berbagai daerah. Yang paling penting setelah Mubes ini adalah bagaimana kita semakin rukun, semakin solid dan bersama-sama membesarkan organisasi,” ujar Nuryono.

Dalam Mubes VI, DPW PKB Pujakesuma Lampung turut hadir dengan membawa puluhan peserta dan utusan. Kehadiran delegasi Lampung menjadi bagian dari keterlibatan daerah dalam proses konsolidasi dan penguatan organisasi Pujakesuma di tingkat nasional.

 

Menurut Nuryono, semangat “Rukun, Raket, Reget, Rumekso” perlu terus diwujudkan dalam kehidupan organisasi. Empat filosofi tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam menjaga kerukunan, mempererat hubungan antanggota, membangun kepedulian, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi.

“Mari kita bawa semangat Mubes VI ini kembali ke Lampung. Kita jaga kerukunan, kita perkuat persaudaraan dan kita besarkan Pujakesuma dengan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Mubes VI juga membuka ruang yang lebih luas untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pengurus pusat dan daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong kiprah Pujakesuma dalam berbagai bidang, mulai dari sosial dan budaya hingga pemberdayaan masyarakat serta ketahanan pangan.

Bagi Pujakesuma Lampung, kata Nuryono, berakhirnya Mubes bukan menjadi akhir dari proses konsolidasi. Sebaliknya, semangat dan hasil pertemuan nasional tersebut harus diteruskan melalui program nyata di daerah.

“Kita pulang ke Lampung bukan hanya membawa cerita dari Mubes. Kita membawa semangat, pengalaman dan persaudaraan baru. Selanjutnya tugas kita adalah menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi yang nyata untuk Lampung serta keluarga besar Pujakesuma,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan