Perempuan Lampung Bisa Lebih Hebat!” – PPLIPI Resmi Luncurkan Pasukan Penggerak Pemberdayaan di Mahan Agung

BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Suasana penuh semangat dan kebanggaan memenuhi setiap sudut ruang Mahan Agung pada hari Senin pagi. Ribuan perempuan dari berbagai profesi – mulai dari akademisi, pengusaha, dokter, guru, hingga aktivis sosial – berkumpul erat-erat, menyaksikan momen bersejarah pelantikan Pengurus Daerah Provinsi (DPW) dan 8 Pengurus Daerah Kabupaten/Kota (DPC) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Lampung. Senin (26/01/2026).

Acara yang diisi dengan doa bersama dan sambutan penuh harapan ini tidak hanya sekadar acara resmi, melainkan bukti nyata bahwa perempuan Lampung siap keluar dari bayangan dan mengambil peran sentral dalam membangun negeri menuju era Indonesia Emas 2045. Dengan semangat “Mandiri Tangguh Berkualitas” yang menjadi landasan, setiap ucapan dan langkah di panggung terasa membawa beban harapan besar bagi perubahan positif.

Ellya Saleh: “Kita Tidak Hanya Mau Dibantu, Tapi Mau Berkontribusi”

Dengan suara yang tegas namun hangat, Ellya Saleh – yang resmi menjabat sebagai Ketua DPW PPLIPI Lampung periode 2026-2031 – menyampaikan visi yang jelas dan menginspirasi. Menurutnya, era di mana perempuan hanya menjadi objek pembangunan sudah usai. “Kita datang bukan hanya untuk meminta bantuan atau tempat di meja pembicaraan, tapi untuk membawa kontribusi nyata,” tegasnya di tengah tepuk tangan meriah dari hadirin.

“PPLIPI dibuat untuk menjadi rumah bagi kita semua – tanpa memandang latar belakang pendidikan, pekerjaan, atau daerah asal. Di sinilah kita akan mengembangkan ide-ide cemerlang, mengumpulkan sumber daya, dan meningkatkan kemampuan masing-masing,” lanjut Ellya.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama organisasi akan terbagi ke beberapa bidang strategis: ekonomi kreatif untuk perempuan, partisipasi politik yang lebih merata, penguatan literasi budaya, hingga peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

“Kita percaya, ketika perempuan berkembang – baik secara pribadi maupun profesional – dampaknya tidak hanya dirasakan oleh diri mereka sendiri, tapi juga akan membawa kemajuan bagi keluarga, komunitas, dan akhirnya seluruh negara,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Jembatan Antar Perempuan, Jembatan Menuju Dunia Luar

Selain fokus pada pengembangan kapasitas internal, Ellya juga mengungkapkan program kerja khusus yang akan menjadi prioritas utama. PPLIPI Lampung akan menjembatani perempuan dari berbagai latar belakang untuk bekerja sama menangani permasalahan sosial yang tengah dihadapi masyarakat.

“Kita akan menggerakkan program kerja sama antar anggota dari berbagai profesi – misalnya dokter akan membantu memberikan edukasi kesehatan di daerah terpencil, pengusaha akan berbagi ilmu bisnis bagi perempuan yang ingin memulai usaha, dan guru akan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Tak hanya itu, kerja sama juga akan diperluas ke tingkat global. “Kita tidak akan terpaku hanya pada masalah di dalam negeri. Kita akan belajar dari pengalaman perempuan di negara lain, sekaligus memperkenalkan potensi perempuan Lampung ke kancah internasional,” ujar Ellya yang juga aktif dalam beberapa jaringan perempuan internasional.

Dengan pelantikan yang sukses ini, PPLIPI Lampung siap menjadi mesin penggerak perubahan. Sebagai “pasukan penggerak pemberdayaan”, setiap pengurus yang dilantik telah berkomitmen untuk bekerja keras dan membawa dampak nyata bagi kehidupan perempuan di seluruh pelosok Lampung. “Perempuan Lampung bisa lebih hebat – dan hari ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju itu,” tutup Ellya dengan senyum penuh keyakinan.

Menurutnya, organisasi ini juga akan menjembatani perempuan dari berbagai latar belakang untuk bekerja sama menangani permasalahan sosial, budaya, dan kesehatan yang dihadapi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun dalam kerjasama global.

Ketua Umum PPLIPI nasional, Indah Surya Darma Ali, berbagi cerita perjalanan organisasi yang dia dirikan bersama teman-temannya pada 2016. Awalnya hanya sebuah ide untuk membantu perempuan yang mengalami ketertinggalan, kini telah berkembang menjadi gerakan yang menjangkau 13 provinsi di seluruh Indonesia.

“Di Lampung sendiri, kita sudah berhasil membangun 8 DPC dari 15 kabupaten/kota – ini bukan hasil kemarin sore. Ini hasil kerja keras dan kepercayaan yang dibangun secara bertahap,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan program kerja yang akan digalakkan, mulai dari memberikan modal usaha bagi perempuan, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, hingga memberikan penghargaan kepada perempuan berprestasi sebagai bukti bahwa perempuan mampu bersaing dan menjadi inspirasi.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal yang menghadiri sekaligus melantik DPW dan DPW PPLIPI ini menyatakan bahwa pemerintah provinsi siap bekerja sama erat dengan PPLIPI. Ia mengungkapkan bahwa meskipun jumlah perempuan di Lampung cukup besar, masih banyak tantangan yang harus diatasi – mulai dari rendahnya angka kelulusan pendidikan hingga kasus kekerasan yang masih terjadi.

“Kita sedang dalam masa persiapan untuk Indonesia Emas 2045. Sumber daya manusia adalah kunci utama, dan perempuan adalah bagian yang tidak bisa kita abaikan,” jelasnya.

Gubernur mengajak PPLIPI untuk turut berperan dalam memperkuat sektor desa, mengembangkan pertanian, dan memastikan bahwa setiap perempuan di Lampung memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, bekerja, dan berkembang. (Red)

Tinggalkan Balasan